Header Ads

Menelusuri Jejak Para Wali Di Pasuruan (Bagian 1)

Pasuruan, Koran Marka -  Sejarah masuknya pengaruh Islam di kota Pasuruan dimulai dari datangnya para pedagang-pedagang yang membawa dagangannya ke Pasuruan yang dikenal sebagai kota syahbandar saat itu. Selain dari Timur Tengah, India dan Asia Tengah juga pedagang lokal seperti Suku Makassar, dan orang-orang Banten banyak yang datang di kota Pasuruan

Para Auli'a dari wilayah Banten juga melakukan penyebaran agama Islam ke wilayah timur pulau jawa termasuk Paasuruan. Hal  ini bisa dibuktikan dengan adanya beberapa peninggalan makam-makam yang sangat dihormati  oleh sebagian warga Pasuruan. Di beberapa wilayah kota maupun kabupaten Pasuruan kita banyak menemui makam dari para Auliya'.  Salah satunya adalah makam Syech Umar Abdul Rahman Basaiban, Tu Bagus Muhsin Bin Jakfarudin,  Pangeran Jakfarudin bin Sultan Abu Nasor Abdul Kohar dan makam Syarifah Ruqaiah Istri pangeran Jakfarudin di Kelurahan Mancilan Kec.Pohjentrek


Seorang pemerhati budaya lokal dan perkembangan Islam asal Pandaan,
 M.Hamim mengatakan bahwa para penyebar agama islam yang berasal dari Banten tersebut  mempunyai tugas untuk menyebarkan agama islam di tanah Jawa, salah satu buktinya adalah keberadaan makam di Mancilan ini .

" Berdasarkan literatur ada menyebutkan wilayah Pasuruan pada waktu itu banyak didatangi oleh para pendatang termasuk dari wilayah Banten. Mereka pada umumnya adalah saudagar. Selain berdagang mereka juga menyebarkan islam, "kata M.Hamim kepada Mark.com Jum"at.(21/10)
Lebih lanjut dirinya mengatakan keberadaan makam tersebut merupakan bukti bahwa para penyebar Islam yang berasal dari Banten ini punya peran besar dalam perkembangan agama Islam di Kota Pasuruan. (indra)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.