Header Ads

'Jihad Gadisku' Lauching Dan Sosialisasi Pembinaan Disiplin Guru



Demak,  Radar Nasional-Launching dan Sosialisasi Upaya Pembinaan Disiplin Guru melalui " Jihad Gadisku" bagi Guru SD Se UPTD DikBud Kecamatan Demak diselenggarakan pada hari jumat tgl 19 Oktober 2018 sampai hari sabtu tgl 20 Oktober 2018 yang bertempat di aula gedung PGRI Kabupaten Demak yang mulai pukul 07.30 sampai pukul 11.00 dengan beberapa agenda yang sudah tersusun ( 19/10/2018)

Launching "Jihad Gadisku" tersebut dikandung maksud sebagai Gerakan Disiplin Guruku yang diprakarsai oleh Kepala UPTD Kecamatan Demak Noor Sulistiyani,S.Pd,M.Si, dalam  Upaya Meningkatkan Disiplin Kerja  sebagai Apatur Sipil Negara ( ASN ).

Kegiatan tersebut di atas diikuti oleh oleh 50 orang Kepala Sekolah se Kecamatan Demak baik Negeri maupun Swasta dengan menyertakan satu orang guru sebagai Satuan Tugas ( Satgas)di sekolah guna  melaporkan kedatangan serta kepulangannya guru yang sudah pegawai negeri yang dimulai dari pukul 07.00 sampai pukul 14.00  melalui pengiriman WA yang dilaporkan ke Pengawas Madya masing Dabin Kecamatan.

Tamu undangan yang hadir kali ini Kepala Dikbud Kabupaten Drs Anjar Gunawan ,M.Pd,Kabid GTK Sapon,S.Pd,M.Pd, Pengawas sekolah, Staff UPTD Kecamatan Demak,Camat ,Dan Ramil beserta  Kapolsek yang semuanya diwakilkan.

Dalam sambutannya Kepala UPTD Kecamatan Demak Noor Sulistiyani,S.Pd,M.Si menyampaikan kalau jihad gadisku terasa aneh kedengaran nya ditelinga kita,namun dari beberapa judul yang beliau ajukan ke kepala dinas pendidikan justru Jihad gadisku lah yang diterima sebagai Launching Upaya Peningkatan Disiplin Guru yang akan diterapkan untuk Meningkatan Mutu Pendidikan bagi guru-guru sekolah dasar.

Dengan adanya Satuan Tugas ( Satgas ) akan membantu bapak-ibu pengawas yang tidak mungkin mampu memantau 50 Sekolah Dasar se Kecamatan Demak .Dengan terbentuk satgas tersebut beliau kepala UPTD mengucapkan terima  kasih atas kerjasamanya  atas konstribusi bagi sekolah masing -masing.
Disiplin adalah kunci segalanya terutama mutu pendidikan.

Implementasidari pelaksaan disiplin itu sendiri tidak melalui paksaan tetapi melalui kesadaran hati kita bersama serta menset yang kita yakini dengan disiplin segala kegiatan akan sukses  yang semua itu akan dituangkan dalam Motivasi Disiplin ilmu ,Sosialisasi PP.No 53 tentang Disiplin Pegawai Negeri,Permendikbud No.15 tentang beban kerja, Perbup No.10 Th.2017,Wawasan Kebangsaan dan Integritas serta SKP dan Pencapaian untuk besok pagi saat  mengakiri sambutannya.

Sambutan dari Bupati Demak HM.Natsir yang diwakilkan Kepala Dinas Pendididikan Kabupaten Demak Drs Anjar Gunawan,M.Pd  berpesan,dalam peraturan penerintah  No.53 Th.2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil disebutkan bahwa setiap PNS wajib masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja.

Artinya setiap PNS harus berangkat dan pulang tepat waktu serta melaksabakan tugas sesuai dengan fungsinya.
Apabila berhalangan hadir wajib memberitahukan kepada pejabat yang berwenang.Saat jam dinas tidak boleh berada di tempat umum kecuali jika sedang melakukan tugas kedinasan.

Peraturan  tersebut berlaku bagi setiap aparatur pemerintah tanpa terkecuali,termasuk guru.
Saya sangat apresiatif atas di launchingkan nya "Jihad Gadisku" sebagai upaya peningkatan disiplin guru.

Harapannya melalui jihad gadisku para tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Demak dapat semakin meningkatkan kinerja dan profesionalnya lebih disiplin dalam menerapkan jam kerjanya,karena dipungkiri atau tidak, saat ini masih banyak guru yang belum taat pada jam kerja.
Bahwa sebuah proses perubahan bukanlah hal yang mudah.

Bahkan terkadang menyakitkan.Perubahan ke arah yang lebih baik harus dilakukan sebab bisa karena terbiasa.Maka dari itu,harus kita mulai dari sekarang.

Para guru harus mampu menjadi sosok atau figur yang dapat digugu dan ditiru.Seorang guru harus dijadikan panutan bagi para peserta didik dan masyarakat sekitarnya.
Saya ucapakan selamat kepada seluruh anggota Satgas "Jihad Gadisku" yang baru saja dilantik .Laksanakan tugas dengan profesional,tidak pandang bulu.

Jika memang ada yang tidak disiplin,segera laporkan.Beri tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku,jangan pernah merasa ewuh pekewuh.Kalau memang salah harus ditindak.Ini harus diperhatikan jangan sampai citra guru di masyarakat menjadi jelek karena guru dianggap kurang disiplin.
Ayo buktikan bahwa guru dapat disiplin.

Beliau menyampaikan pula,dalam bulan ini berbagai kegiatan bertarap nasional akan dihelat di Kabupaten Demak.
Mulai tanggal 20 sampai tanggal 22 Oktober Demak akan kedatangan 35 pasang pemuda-pemudi perwakilan dari 35 propinsi se - Indonesia.Kabupaten Demak menjadi titik singgah kirab pemuda.

Sedangkan pada tanggal 24 sampai tanggal 26,akan diselenggarakan Gebyar Gelar Budaya Kerja  dan Pesona Wisata Kabupaten Demak.Kegiatan ini akan diikuti dari Kabupaten Tagamus Propinsi Lampung serta kabupaten tetangga yang tergabung dalam Kedung Sepur dan Paku Djembara.

Disamping itu masih ada lomba Mapsi untuk siswa tingkat SMP  tingkat Jawa Propinsi Tengah yang akan berlangsung dari tanggal 26 sampai tanggal 28 Oktober 2018.Pada even ini akan dipecahkan rekor Muri Tahtimul Qur'an dalam akhir sambutannya.


Sebagai selingan hiburan disuguhkan  Paduan Suara GMA DWIJATAMA dari PGRI Kecamatan Demak yang menampilkan Lagu "Jihad Gadisku" ciptaan Kepala UPTD Kecamatan Demak Noor Sulistiyani,S.Pd,M.Si yang diarasemen oleh Kepala Sekolah SD Negeri Bintoro 1, Endang Supriyati,S.Pd yang sangat energik dan bertalenta.

Untuk puncak acara tersebut di atas,dilanjutkan dengan  Pelantikan Satgas oleh Kepala UPTD Kecamatan Demak serta penyerahan SK Satgas Jihad Gadisku, sekaligus penanda tanganan Komitmen Disiplin yang berakhir dengan penyematan PIN Satgas "Jihad Gadis"

Harapan dari kita semoga para guru dapat bekerja seoptimal mungkin dengan penuh profesional dalam mengemban tugas negara mencerdas kehidupan bangsa.
Repoter: Radar Nasional( Adhi.S)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
....
....