Header Ads

Si Cantik Pemerah Susu Sapi Itu Bernama Eunike



Banyuwangi, Radar Nasional,  Susu merupakan sumber protein bagi tubuh manusia. Salah satu penghasil susu adalah hewan mamalia, yaitu Sapi Perah. Jika kebanyakan pemerahan susu sapi biasa dilakukan oleh bapak-bapak kalau yang satu ini dilakukan oleh Gadis cantik EUNIKE PUSPITA SARI  remaja Cantik yang masih usia (22) sebagai pemerah susu sapi di peternakan milik orang tuanya JAINI (67) di dusun Ringin mulyo Rt 02 Rw 03 Desa Ringin telu kecamatan Bangorejo Senin (27/5/2019)

Ketika media RN menemui  EUNIKE PUSPITA SARI Mengatakan saya lebih memilih dan  menekuni sebagai  pemeras susu sapi perah, milik orang tua saya.dan saya menjadi pemerah  susu sapi perah, sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar hingga saat ini. 

ketimbang saya harus kerja ikut orang. "Mending saya berdikari dan mandiri untuk  mengembangkan usaha orang tua saya dipeternakan sapi ini " kata EUNIKE.

Meski saya harus  bergelut dengan kotoran  hewan setiap hari, saya tidak  merasa jijik atau gengsi. Bahkan malu  sebagai gadis pemerah susu sapi Justru ikhlas menjalaninya, dengan harapan demi mencapai kesuksesan sebagai peternak sapi perah. "Bahkan Saya bangga dengan pekerjaan ini, tanpa harus disuruh seperti buruh," imbuhnya

JAINI (67) sebagai orang tua  EUNIKE  menerangkan Ada beberapa tahapan sebelum pemerahan susu sapi yang dilakukan pada pagi dan sore  Yang pertama, sapi-sapi dimandikan terlebih dahulu, gunanya adalah untuk membersihkan tubuh sapi dari kotoran-kotoran dan menjaga kebersihan sapi caranya adalah dengan menyiram air ke tubuh sapi. Setelah itu, tubuh sapi disikat agar lebih membersihkan tubuh sapi dari kotoran atau debu yang menempel pada tubuhnya.

Jika sudah tiba waktunya, maka proses pemerahan sapi dilakukan pembersihan dengan cara mengelap puting sapi dengan air hangat untuk mencegah adanya bakteri



Biasanya sapi dimandikan dua kali sehari.  selanjutnya sapi diberi makan untuk menambah stamina dan menjaga kesehatannya. Pakan yang diberikan yaitu, ampas  dicampur dengan sentrat dan rumput. karena kandungan dari rumput lebih baik dibanding jenis pakan yang lain. Hal ini juga dapat berpengaruh pada kualitas susu yang dihasilkan oleh sapi.

Dalam seharinya peternakan ini dapat menghasilkan sekitar 50 liter susu. Hasil perahan susu bisa langsung diproduksi atau bisa juga diolah menjadi menu lain sesuai dengan kreativitas

JAINI juga menjual hasil perahan susu di rumahnya dengan harga  Rp10.000,- per kantong. 


( YATI )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
....
....