Header Ads

Polda Jatim Ungkap 11 kilo Lebih Sabu Malaysia, Pelaku Tewas Tertabrak Truck





Surabaya, Jatim, radarnasional.net 

Ditreskoba Polda Jatim mengamankan Pieter Kristiono (38), warga Desa Pilang, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Dia ditangkap, Jumat (5/7/2019) lalu, karena membawa narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 11,5 kilo gram, yang disimpan dalam galon tempat cat.

Namun sayang, nyawa pelaku ini tidak dapat diselamatkan, Pieter melompat dari pembatas tol berlari ke arah jalan tol ketika dikeler petugas yang kemudian langsung tertabrak truck yang melintas.

Pengungkapan 11,5 kilo gram sabu ini, berawal dari penangkapan tersangka Yoyok Priyanto di wilayah Gresik, dengan barang bukti 5 kg sabu.

Dari hasil ungkap tersebut, petugas melakukan pengembangan dengan memonitor pergerakan jaringan sabu yang diduga jaringan Internasional.

Dari informasi yang didapat, akan ada pengiriman kembali narkoba jenis sabu dari Pontianak menuju Jakarta, melalui jalur laut, yang dikirim dengan menggunakan jasa cargo.

Begitu sabu tiba, tersangka Pieter mengambil 11,5 kilo gram sabu yang tersimpan dalam 10 galon cat itu, dengan menggunakan jasa pengiriman online Go Box.

“Barang dari Malaysia dan di kirim melalui cargo laut. Akan dikirim ke wilayah Madura,” sebut Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolda Jatim, Selasa (9/7/2019).

Lanjut Kapolda, setelah petugas membuntuti pelaku, akhirnya diketahui jika sabu dikirim ke rumah yang diketahui milik saudara Pieter Kristiono.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolda Jatim. Namun dalam perjalanan, tersangka sempat berupaya melarikan diri dengan berpamitan ke toilet.

Pelaku melompat dari pembatas tol berlari ke arah jalan tol yang kemudian langsung tertabrak truck yang melintas.

Begitu tersangka tertabrak, datang petugas PJR dari Korlantas Polri yang kemudian ikut membantu mengamankan pelaku dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Setelah menjalani perawatan, pelaku Peter dinyatakan meninggal dunia di RS Hermina Grand Wisata, Kramat Jati Jakarta Timur dan diserahkan kepada keluarga.
( Redho Fitriyadi )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
....
....