Header Ads

Sleman Minim SDA Tapi Kaya SDM yang Kreatif dan Inovatif





Sleman, Radarnasional.net

Wakil Bupati Sleman ,menghadiri acara Soft Opening Cafe & Resto Pawon Bendoro,Jalan Palagan tentara pelajar Km 14.5, Balong, Donohardjo,Ngaglik-Sleman,  minggu, (30/6).

Hadir dalam acara soft opening Cafe&Resto Pawon Bendoro, wakil Bupati Sleman (Dra.Sri Muslimatun, M.Kes) KRT.Aji Bandono, juga hadir Camat  Ngaglik, Kepala Desa Donohardjo, owner (Heru Triono) ,dan para tamu undangan.

Dalam sambutannya ,Wakil Bupati Sleman, mengatakan Kab Sleman tidak memiliki  sumber daya alam, tapi kaya akan sumber daya manusia yang kreatif dan Inovatif.

Tahun 2017/2018 kunjungan wisatawan baik nusantara dan mancanegara ke Kabupaten Sleman, naik signifikan 18-24% dari target yang ditetapkan, Ini merupakan sumbangan yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif.

Lanjut Wakil Bupati, bahwa Sleman yang merupakan bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berupaya untuk mensejahterakan masyarakatnya dengan berbagai inovasi dan kerjasama saling menguntungkan dengan berbagai pihak dan lembaga  serta didukung oleh masyarakat, hal ini terbukti di tahun (2017)lalu Kabupatan Sleman meraih penghargaan Pesona Wisata dengan destinasi wisata terbaru terpopuler se Indonesia, dan di tahun (2018) kembali mendapatkan penghargaan yang sama  tapi berada di peringkat ke 2.

Sebelum menutup sambutannya Sri Muslimatun, menghimbau kepada pengelola  cafe & Resto Pawon Bendoro, agar memiliki ciri khas yang unik baik menu dan fasilitas pendukung lainnya sebagai daya tarik bagi wisatawan, dan kepada tamu undangan dihimbau untuk turut memasarkan tempat ini,  melalui berbagai media sosial, sebagai bagian dukungan kepada  pemerintah dan masyarakat khususnya masyarakat dilingkungan Desa Donohardjo,Ngaglik- Sleman.ujarnya.

Dilanjutkan acara ramah-tamah di selingi hiburan dari expretion Band, disela-sela waktu tersebut  bp.Ari dan Bp.Hans, pengelola dan marketing manager Cafe&Resto Pawon Bendoro, kepada awak media mengatakan , Resto ini berdiri di atas lahan Kas Desa Donohardjo, dengan luas 1.3 hektar, dan akan dikembangkan dengan konsep Cafe taman, sebagai tempat wisata, dengan disain  bangunan joglo / arsitektur jawa yang unik , dengan menu tradisional, juga tersedia camilan pisang goreng yang khas , tempe mendoan,dll. Dan untuk penikmat coffee disiapkan coffee nusantara dan terkhusus coffee merapi dan kulon progo.

Fasilitas , parkir luas, wifi, dengan view gunung merapi , udara yang segar alami, dan disediakan camping ground, juga cocok untuk wedding party, dengan kapasitas ruang indoor joglo +/- 500 orang.pungkas Hans.(ypt)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
....
....