Header Ads

Peran Generasi Milenial Melalui Literasi Digital Dalam Merawat Bangsa Indoesia




Sleman.Radarnasional.net
Ditbinmas Polda DIY, menggelar acara Forum Group Discussion, dengan topik Peran Generasi Milenial Melalui Literasi Digital Dalam Merawat Bangsa Indonesia.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meluruskan dan menyamakan presepsi guna menampilkan peran generasi milenial melalui literasi digital dalam merawat bangsa Indonesia dan pemahaman langkah-langkah yang sama agar bijak dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan tujuan agar dijadikan pedoman kaum melenial dalam penggunaan teknologi digital baik segi positif maupun segi negatifnya.

Forum Group Discussion ini dibuka oleh Waka Polda DIY, Brigjen Pol. Karyoto, SIK.,dihadiri pejabat utama di lingkungan Polda DIY, perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus , ormas pemuda dan tamu undangan lainnya, Selasa, 1/10/2019, The Rich Hotel,jalan Magelang, Sleman-Yogyakarta.

Waka Polda DIY , dalam sambutannya Mengatakan, menurut pakar IT generasi milenial juga disebut generasi digital, generasi ini, mencari informasi tidak lagi  melalui televisi   koran dan media mainstream atau media konvensional, tapi mereka menggunakan media sosial sebagai sumber utama informasi.

Dengan perkembangan teknologi digital saat ini,  mereka dengan mudah mendapatkan informasi baik yang positif maupun negatif, tutur Karyoto.

Dari survai asosiasi penyelenggara jasa internet Indonesia tahun 2019, Indonesia  berada di urutan ke 5 setelah Tiongkok, India , Amerika Serikat, Brasil dengan pengguna internet 150 juta atau 56% dari jumlah penduduk  268 juta jiwa, dan 140 juta secara aktif menggunakan media sosial.

Selain itu, data dari Komninfo RI mencatat bahwa Indonesia berada pada peringkat ke 4 terbesar pengguna FB, setelah Amerika Serikat , Brasil, India,kata Waka Polda.

Perkembangan pengguna media sosial di Indonesia tersebut, sering kali tidak disertai dengan tingkat literasi  dan pengaman yang baik penggunaan teknologi informasi dan media sosial,
Hal ini berdampak meningkatnya kejahatan cyber, termasuk di DIY.

Di DIY sejak tahun 2017 sd Angustus 2019 tercatat kurang lebih 1.700 kasus, penyalahgunaan media sosial yang korbannya kebanyakan adalah mahasiswa, hal ini tidak dapat dipisahkan dari kondisi Yogyakarta sebagai kota pelajar, kota pariwisata, miniatur Indonesia, dan kota paling toleran di Indonesia.

Dalam kondisi tersebut diatas, maka Polda DIY, sebagai garda terdepan dalam pemeliharaan ketertiban masyarakat, perlu melakukan upaya-upaya antisipatif.

Dan salah satunya melalui Forum diskusi yang tetarah dan diharapkan mendapatkan masukan dan informasi dari peserta, guna membangun daya cegah dan tangkal masyatakat.ujar Waka Polda.

Acara FGD menghadirkan nara sumber : Brigjen Pol.Dr.Winston Tommy Watuliu, topik dampak teknologi terhadap tindak pidana transnasional.,

Sementata itu, Prof.Dr.Mukhtasar Syamsuddin, dari Fakultas Filsafat UGM, dengan topik Era disrupsi teknologi revolusi industri 4.0.,dalam materinya mengatakan , kemunculan industri 4.0, membawa dampak yang besar pada bidang industri,ekonomi bahkan kondisi sosial masyatakat secara global.

Trent terbaru teknologi canggih termasuk, artificial inteligence, e-comerce, big data fintec, shared economies, dan penggunaan robot.ujar Prof.Mukhtasar.

Norton Cyber Security mengeluarkan Insight Report november 2016, dengan sampel Indonesia melibatkan 1000 pengguna, usia 18 th keatas, yang dipilih secara random"generasi milenial secara mengejutkan menunjukan kebiasaan keamanan daring yang mengendur",sebagian besar konsumen Indonesia 90% menggunakan koneksi internet Wi-fi publik, maka gaya hidup melenial perlu diamankan, dengan sedapat mungkin menghindari penggunaan kata sandi atau penggunaan koneksi internet publik.

Ir.Ronny Primanto Hari, MT. Kepala Dinas Kominfo DIY, dengan topik Cerdas bermedia sosial gaya milenial. Dari 7.2 miliar penduduk dunia, terdapat 3.6 miliar perangkat bergerak, HP jadi  teman paling dekat, kadang melebihi istri/suami. Media sosial mendekatkan yang jauh,  menjauhkan yang dekat, tutur Kadis Kominfo DIY.(y

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
....
....