Header Ads

TNI Berhasil Pukul Mundur Masa Demonstran



Jogjakarta.Radarnasional.net
Pasukan TNI dari Batalion Infanteri (Yonif 403/Wirasada Pratista) Kentungan-Sleman, Yogyakarta berhasil memukul mundur ribuan masa demonstran, yang melakukan aksi demonstrasi dan mulai bertindak anarkis dengan melempari aparat dengan berbagai benda yang dibawa oleh para Demonstran.

Dengan sikap tegas dan terukur Pasukan TNI berhasil mendorong para demonstran  dan memecah konsentrasi masa demonstran menjadi tiga blok dan mengamankan pemimpin demonstran, sedangkan yang terluka di lakukan evakusi medis oleh tim medis Yonif 403/wp, sementara itu dengan sigap Kepolisian melakukan barikade barier ( memasang pagar kawat berduri ) untuk mengamankan area yang telah dikuasai.

Aksi tersebut diatas adalah bagian dari "Simulasi Latihan kesiap-siagaan Operasional" Tentara Nasional Indonesia dalam menghadapi berbagai situasi. Kamis,10/10/2019,siang hingga sore hari, di Depan Kantor Balai Kota Yogyakarta.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen.TNI.Muchammad Effendi, di dampingi  Danpus Kodiklat TNI, Marsma TNI.Djamaludin., Wadan Kodiklat TNI, Marsma TNI. Ismet Ismaya Saleh., Danrem 072/Pamungkas,Brigjen TNI. Muhammad Zamroni dan pejabat utama dilingkungan Korem 072/Pmk.

Kepada wartawan disela-sela latihan simulasi, Pangdam IV/Diponegoro mengatakan, hari ini (kamis) diwilayah Korem 072/Pmk, Yogyakarta diadakan simulasi  "Latihan Kesiap-siagaan Operasional" kegiatan ini sudah dimulai sejak hari senin lalu,  dan ini merupakan program tahunan yang diadakan setiap tiga bulan (program triwulan) dan program  seperti ini sudah dilakukan di Semarang dan di Solo menjelang Pemilu.

Lanjut Panglima, setiap saat kami membuat perkiraan-perkiraan, bila terjadi hal seperti ini..., apa yang perlu dilakukan..!, setelah itu kita lakukan uji coba dengan menggambarkan situasi yang sebenarnya.

Selaku Panglima , saya menggambarkan bila seluruh Jateng dan DIY terjadi kerusuhan dan situasinya chaos, dan menurut pertimbangan kami yang paling parah adalah di Yogyakarta, maka kita mulai membuat perencanaan yang melibatkan Korem 072/Pamungkas, Yogyakarta, kemudian selaku Panglima, saya mengeluarkan perintah untuk dilaksanakan, kata Mayjen. TNI. Muchammad Effendi.

Ini hanya sebuah simulasi, dan saya berharap hal ini tidak terjadi, dan Kepolisian dapat mengatasi situasi tanpa keterlibatan TNI, tetapi kita harus berpikir bila situasi diluar kendali kita, maka Latihan Kesiap-siagaan Operasional ini kita lakukan.

Saat di tanya wartawan Radar nasional, hal Evaluasi pelaksanaan Latihan Kesiap-siagaan Operasional yang dilakukan hari ini, Panglima Kodam IV/Diponegoro mengatakan, secara hukum sudah berjalan sesuai prosedur, namun secara teknis ada beberapa catatan yang terus akan kita perbaiki. pungkasnya.(Ome)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
....
....