Header Ads

Volume Export Meubel dan Kerajinan DIY Mengalami Peningkatan.




Jogjakarta, Radarnasional. Net
Pengukuhan Pengurus dan Rakerda Asmindo Komda DIY, Periode 2019-2024, di laksanakan , selasa, 4/2/2020 di Omah Duwur Restourant Kota Gede Yogyakarta.

Hadir dalam acara tersebut,  Ketua DPP Asmindo , Anggoro., Ketua Asmindo DIY terpilih Dr. Timbul Rahardjo., dan para pengurus yang dikukuhkan,serta para tamu undangan dari Instansi terkait dan lembaga pembiayaan atau perbankan.

Dalam sambutannya Ketua DPP Asmindo, mengatakan,  Asmindo merupakan asosiasi yang sudah cukup lama dan merupakan salah satu organisasi tertua dibidang meubel dan kerajinan serta memiliki peran yang sangat penting. Kedepan  kita harus membantu kesulitan Pemerintah dalam mengatasi devisit neraca perdangangan.

Pemerintah melalui kementerian terkait ( Kementerian Perdangangan dan Menteri Keuangan) akan membantu pengusaha 'Asmindo' dalam bentuk regulasi yang memudahkan para pengusaha untuk meningkatkan produksi dengan tujuan export.

Sentara itu,  Tri Saktiana,asisten Sekda DIY,  mewakili Gubernur DIY dalam sambutanya mengatakan,  nilai export meubel tahun 2019 jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu, dari sisi volume nilai export naik tipis 0.56%, naik tipis  dibandingkan  dengan export nasional dilihat dari volumenya.

Namun bila dilihat dari nilai rupiahnya naik cukup tebal 10.12%, angka ini menunjukan pada kita, bahwa kualitas meubel kita maju cukup pesat.

Dengan adanya kehadiran Yogyakarta Internasional Airport, yang bisa didarati oleh semua jenis pesawat yang terbesar didunia ,yang tidak hanya untuk penumpang tapi juga untuk angkutan barang  atau cargo, hal ini sangat memudahkan dan membantu para pengusaha meubel dan kerajinan di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk meningkatkan kualitas produksi dan volume exportnya, dengan catatan beratnya diturunkan, kualitas dan harganya dinaikkan.

Ketua Asmindo Komda DIY periode 2019-2020, Dr.Timbul Rahardjo,  mengatakan, perkembangan meubel dan kerajinan di DIY saat ini mulai menemukan kebangkitannya, beberapa sekmen khususnya di DIY sudah mulai melakukan eksen-eksen terutama usaha meubel dan kerajinan.

Kita sudah mulai melakukan beberapa hal terutama yang terkait dengan kreasi, produksi dan distribusi, juga melalui program-program perlindungan dan pemanfaatan hubungan dengan berbagai lembaga dan instansi untuk bersama-sama memberikan perhatian pada  usaha meubel dan kerajinan.

Di Yogyakarta untuk kreasi terbilang cukup baik terutama dalam seni kerajinan,terlihat beberapa produk kerajinan dari yogyakarta di ikutsertakan dalam berbagai pameran di dunia. Pungkasnya. (Ome)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
....
....